Yeremia 48:32 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Dalam menangisi Yaezar aku hendak menangisi engkaupun, hai pokok anggur Sibma! cabang-cabangmu merambak sampai ke seberang tasik, sampai ke tasik Yaezar; si pembinasa itu sudah tempuh kepada buah-buahmu yang sudah dikumpulkan dan kepada segala buah anggurmu yang sudah dipetik!

Ayat sebelumnya
« Yeremia 48:31
Ayat berikutnya
Yeremia 48:33 »

Yeremia 48:32 Tafsiran ayat Alkitab

Yeremia 48:32 (IDN) — Setting dan Makna Segera

Ayat ini berada dalam rangkaian nubuat Yehuda terhadap negeri Moab yang dicirikan sebagai kemarau pahit atas buah anggur mereka. Yeremia menggambarkan duka mendalam atas kehancuran yang menimpa pokok anggur Sibma, simbol kemuliaan dan hasil kerja tanah mereka. Ungkapan ini menegaskan bahwa Allah memperhatikan nasib setiap bangsa, bahkan terhadap kebun anggur yang luas dan penuh buah.

Apa yang diungkapkan oleh teks tentang Allah dan iman

Nubuat ini menegaskan bahwa Allah adalah Hakim yang peduli pada keadilan sosial dan hasil kerja manusia. Dia melihat penderitaan komunitas yang rusak akibat kekerasan dan pendudukan, dan Dia meyakinkan bahwa penderitaan bukan tanpa tujuan ilahi. Dalam konteks penghitungan keadilan, Allah menghibur dengan janji bahwa tidak ada satu pun buah anggur yang luput dari perhitungan-Nya—bahkan bagian-bagian yang merambat jauh pun diperhatikan.

Penjelasan kata dan citra penting

  • Yaezar dan Sibma merujuk pada lokasi kebun anggur yang luas; citra ini menyoroti kemakmuran yang berkelimpahan namun terancam oleh ancaman eksternal.
  • cabangk-cabang merambak melukiskan pertumbuhan luas yang bisa melampaui batas wilayah hingga ke lautan tetangga, menekankan dampak kehancuran yang meluas.
  • pembinasa adalah pihak yang merusak atau membawa kehancuran, menandai bahwa ancaman itu telah mendekati hasil panen dan buah anggur yang telah dipetik.

Rujukan silang terkait (singkat)

Beberapa bagian terkait menyoroti tema tindakan Tuhan terhadap kemauan manusia dan hasil usaha, misalnya:

  • Yeremia 48:25-27 — tentang kehancuran si pembuat tuas dan kehilangan kebanggaan Moab; memperlihatkan bagaimana Allah menilai kesombongan dan kekerasan.
  • Yesaya 17:6 — analogi tentang bekas panen yang tidak sepenuhnya hilang, mengingatkan bahwa penghakiman Allah tetap tepat walau sebagian karya terlindungi.
  • Mazmur 80:9-11 — metafora kebun anggur Tuhan yang tumbuh di antara bangsa-bangsa, menyiratkan bagaimana Allah memelihara umat-Nya meski dalam nasib bangsa lain.

Penjelasan singkat: semua rujukan menguatkan gagasan bahwa Tuhan menjaga keadilan-Nya atas karya manusia, dan bagi percaya, masa sulit bisa dibaca sebagai bagian dari proses pemurnian dan pemulihan.

Aplikasi untuk hidup hari ini

Ayat ini mengajak kita menimbang bahwa penderitaan tidak selalu berarti Tuhan tak berkuasa; sebaliknya Ia dekat dengan mereka yang menderita, dan karya-Nya tidak hilang. Kita diajak untuk menilai pusat kehidupan kita: apa yang kita rencanakan dan hasil yang kita kumpulkan, serta bagaimana kita mengarahkan usaha kita untuk memenuhi kehendak-Nya. Saat kita menghadapi kehilangan atau ancaman, kita bisa mengingat bahwa Allah memperhatikan setiap bagian dari “kebun anggur” kita—dan Dia tetap berdaulat atas masa depan umat-Nya.

Inti pesan bersama para penafsir terdahulu

Beberapa komentar publik domain menekankan bahwa Allah tidak menutup mata terhadap penderitaan, bahkan ketika tindakan kutuk dan penghakiman diperlukan terhadap kebiasaan yang merusak. Para penafsir seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa nubuat ini menegaskan keadilan ilahi yang tidak terlepas dari inti kehidupan umat-Nya, serta perlunya ketekunan iman meskipun berada di tengah kehancuran. Perkataan mereka secara ringkas menegaskan bahwa Allah menilai dan menghitung kerja tangan manusia, dan pada akhirnya mempertahankan yang benar di antara bangsa-bangsa.

Quotations to note (singkat): tidak ada kutipan panjang lengkap yang disalin di sini; catatan tentang pernyataan mereka disampaikan dalam ringkasan umum. Namun, karya-karya mereka secara tradisional menegaskan prinsip-prinsip: keadilan Tuhan, perhatian-Nya terhadap penderitaan, dan kebutuhan moral untuk bertobat serta memperbaharui hubungan dengan-Nya.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Yeremia 48:32 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 16:8 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yesaya 16:8 (IDN) »
Bahkan, segala padang Hezbonpun layurlah, segala pokok anggur Sibma itu sudah dipatahkan oleh penghulu-penghulu segala bangsa itu, bahwa ranting-rantingnya sampai ke Yaezar dan berjalaran di padang belantara, pucuk-pucuknya melancar sampai ke seberang tasik.

Bilangan 21:32 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Bilangan 21:32 (IDN) »
Kemudian dari pada itu disuruhkan Musa orang pergi mengintai Yaezar, maka dialahkannya daerahnya dan dihalaukannya orang Amori, yang duduk di sana, dari pada miliknya.

Yosua 13:19 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yosua 13:19 (IDN) »
dan Kiryatayim dan Sibma dan Zeret-Hasahar di atas gunung lembah itu,

IDN Pilih kitab dalam Alkitab