Yeremia 37:21 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka baginda raja Zedekiapun memberi titah, lalu ditaruhnya akan Yermia di pelataran biduanda; maka pada tiap-tiap hari diberikan oranglah akan dia roti seketul dari kampung tukang roti, sehingga habislah sudah segala roti di dalam negeri; demikianlah tinggallah Yermia di pelataran biduanda itu.

Ayat sebelumnya
« Yeremia 37:20
Ayat berikutnya
Yeremia 38:1 »

Yeremia 37:21 Tafsiran ayat Alkitab

Yeremia 37:21 (IDN) — Setting, Pengajaran, dan Aplikasi

Setting segera: Dalam narasi ini, raja Zedekia memberikan titah agar Nabi Yeremia tetap diawasi, lalu Yeremia ditaruh di pelataran biduanda istana. Setiap hari ia diberi roti seketul dari kampung tukang roti, sehingga roti di dalam negeri habis. Yeremia tinggal di pelataran biduanda itu. Adegan ini terjadi pada masa ketersediaan roti bagi rakyat dan kepentingan menjaga Yeremia sebagai nabi yang menyuarakan firman Tuhan meskipun menghadapi penahanan.

Makna teologis dan iman: Teks ini menekankan bagaimana Tuhan tetap berdaulat meskipun situasi manusia tampak lemah atau tertekan. Yeremia, sebagai nabi Tuhan, mengalami pembatasan fisik dan tekanan politik, namun pemeliharaan Tuhan atas pekerjaannya tidak bergantung pada kenyamanan ortam. Allah melibatkan otoritas manusia (Zedekia) untuk melindungi dan membatasi Yeremia, menegaskan bahwa keselamatan, penghiburan, dan nubuat Tuhan berjalan di bawah kendali ilahi, bukan semata-mata karena kenyamanan raja atau rakyatnya.

Istilah dan gambaran penting: - Pelataran biduanda: tempat di istana yang relatif terpencil dari pusat aktivitas publik; simbol pembatasan ruang di mana Tuhan tetap bekerja melalui nabi-Nya. - Roti seketul: gambaran kebutuhan sehari-hari yang dipenuhi secara sederhana. Namun, dalam konteks ini, roti yang dibawa setiap hari menyoroti kedaulatan Tuhan dalam menyediakan kebutuhan Yeremia melalui pihak-pihak yang berbeda—meski dalam situasi yang kompleks.

Hubungan dengan bagian lain Kitab Yeremia: - Yeremia sering mengalami pembatasan fisik dan tekanan penguasa, namun nubuatnya tetap menjadi tanda panggilan nabi bagi umat Israel. - Esai tentang perlindungan Tuhan di tengah penindasan menyiapkan pembaca untuk janji-janji pemulihan dan pengingat bahwa Allah tidak meninggalkan pekerjaan-Nya meski manusia berusaha menundukkannya.

Ayat-ayat yang berkaitan (ringkas, tanpa menyalin teks utuh): - Ajaibnya pemeliharaan ilahi meski di bawah pengawasan manusia (contoh pola pemeliharaan nabi dalam situasi tertekan). - Keadilan Tuhan yang terlihat melalui tindakan raja dan publik, menunjukkan bahwa Tuhan dapat menggunakan kekuasaan dunia untuk tujuan-Nya.

Aplikasi masa kini: Dalam hidup kita, mungkin ada masa-masa di mana pekerjaan atau pelayanan kita berada di bawah pengawasan, tekanan, atau pembatasan. Pelajaran dari Yeremia adalah kita tetap setia pada panggilan Tuhan, percaya bahwa kebutuhan kita dipelihara-Nya melalui cara-Nya yang seringkali tidak terduga. Ketika kita merasa dibatasi, kita dapat mengingat bahwa Allah mampu bekerja melalui pihak-pihak yang tidak kita duga untuk menjaga firman-Nya tetap hidup di tengah umat-Nya.

Referensi lintas terkait: - Mazmur 37:25, menyatakan pengalaman pemeliharaan Tuhan atas orang benar dalam menghadapi ketidakpastian; menguatkan iman bahwa Tuhan melihat keadaan kita. - Yeremia 29:11, menyinggung rencana Tuhan untuk umat-Nya, yaitu untuk kesejahteraan dan masa depan yang penuh harapan, meskipun keadaan sementara tampak sulit. - Kisah Para Rasul 28:30-31, contoh bagaimana berita firman Allah tetap diberitakan meskipun berada dalam situasi pembatasan, menguatkan tema bahwa pekerjaan Tuhan tidak bergantung pada kenyamanan manusia semata.

Catatan singkats dari para komentator terdahulu: - Sejumlah komentator publik domain menyiratkan bahwa pemeliharaan Yeremia menunjukkan bahwa Allah mengatur keadaan manusia untuk menegaskan kebenaran-Nya, bukan karena keinginan manusia semata. (Catatan umum para komentator tentang perlindungan nabi dalam masa pengasingan.)

Penutup ringkas: Ayat ini mengajarkan bahwa ketekunan dalam pelayanan Allah tidak bergantung pada kemudahan situasi. Allah menegakkan firman-Nya melalui raja dan pembatasan manusia, sambil menyediakan kebutuhan harian Yeremia. Dalam dunia kita, serupa: ketaatan kepada panggilan Allah tetap relevan, meski jalan yang kita tempuh tidak selalu mulus.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Yeremia 37:21 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yeremia 38:28 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yeremia 38:28 (IDN) »
Maka tinggallah Yermia di pelataran biduanda sampai kepada hari Yeruzalem dialahkan, dan adalah ia lagi di sana pada ketika Yeruzalem dialahkan oranglah.

Yeremia 38:13 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yeremia 38:13 (IDN) »
Lalu ditariknya akan Yermia naik dari dalam perigi itu dengan tali, maka Yermiapun tinggallah di pelataran biduanda juga.

Yeremia 32:2 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yeremia 32:2 (IDN) »
Maka pada masa itu adalah balatentara raja Babil mengepung Yeruzalem dan nabi Yermia adalah terkurung dalam pelataran biduanda, yang pada istana baginda raja Yehuda.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab