Yeremia 23:23 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Allahkah Aku ini hanya dari dekat sahaja? demikianlah firman Tuhan; dan bukankah Aku ini Allah dari jauhpun?

Ayat sebelumnya
« Yeremia 23:22
Ayat berikutnya
Yeremia 23:24 »

Yeremia 23:23 Tafsiran ayat Alkitab

Yeremia 23:23 (IDN) — "Allahkah Aku ini hanya dari dekat sahaja? demikianlah firman Tuhan; dan bukankah Aku ini Allah dari jauhpun?"

Pasangan konteks Yeremia 23 menyoroti nabi-nabi palsu yang menahan diri dari menyatakan firman Tuhan dengan benar. Allah menegaskan kedahsyatan-Nya atas segala waktu dan tempat, bukan terbatas pada satu lokasi atau proyek kebiasaan manusia. Ayat ini menantang pandangan bahwa kehadiran ilahi hanya bisa dirasakan jika kita berada dalam lingkup ritual atau bangunan tertentu. Tuhan menegaskan bahwa Dialah Allah yang dekat dengan umat-Nya dan juga Mahakuat meski jauh di luar batas-batas yang manusia atur.

Pemaknaan Pokok

Inti ayat ini adalah realita dualitas kemahakuasaan Allah: dekat dan jauh pada saat bersamaan. Allah tidak terbatas pada ruang geografi, ritual, atau kehadiran simbolis semata. Kedaulatan-Nya melampaui lokasi fisik, sesuai dengan firman-Nya bahwa Dia menimbang hati manusia dan menuntun jalannya. Frasa “Allah dari jauh pun” menegaskan bahwa tidak ada tempat yang membuat Tuhan kehilangan kendali atau tidak berkarya.

Tema-tema Kunci

  • Kedekatan Allah vs kehadiran-Nya yang luas: Allah menyatakan diri-Nya dekat secara personal, sambil tetap berkuasa atas seluruh bumi.
  • Penolakan terhadap ilah-ilah palsu: ayat ini juga mengingatkan bahwa kehadiran ilahi tidak dibatasi oleh ritus semata, melainkan diprakarsai oleh Tuhan yang berkuasa.
  • Keandalan karakter Tuhan: kehadiran-Nya yang dekat memberikan jaminan bahwa-Nya tidak meninggalkan umat-Nya di saat-saat krisis.

Rujukan Silang yang Relevan

- Mazmur 139:7-12 menunjukkan kekayaan Tuhan yang menyertai manusia di mana pun berada, menekankan kemahakuasaan-Nya yang menyeluruh dan kedekatan-Nya pada setiap langkah.

- Amsal 15:3 menegaskan bahwa mata Tuhan memandang ke mana-mana, menilai perbuatan dengan kesetiaan, sehingga kedekatan-Nya tidak mengorbankan keadilan-Nya.

- Kisah Rasul 17:27-28 menekankan bahwa manusia tidak hidup tanpa tujuan tanpa kehendak Tuhan, sebab Dia dekat kepada setiap orang yang berseru kepada-Nya.

Refleksi Praktis

Dalam kehidupan iman, kita didorong untuk menyadari bahwa Tuhan tidak hanya hadir saat kita beribadah di tempat tertentu. Doa, penyerahan, dan ketaatan tetap relevan di mana pun kita berada—di rumah, tempat kerja, atau saat mengalami kebingungan. Ketika kita merasakan sunyi, kita dapat memohon agar kedatangan dan karya-Nya yang dekat memampukan kita untuk tetap setia. Ketahuilah bahwa Tuhan adalah Pribadi yang menguasai segala ruang dan waktu, sehingga kita tidak perlu mencari-Nya hanya di satu lokasi ritual.

gambaran Ayat ini dalam Warisan Penafsir Terdahulu

Beberapa tafsiran lama menekankan kebersamaan antara kedekatan pribadi Tuhan dengan keadilan-Nya yang meliputi seluruh bumi. Mereka mengingatkan bahwa Allah tidak bisa dipatok pada ritual manusia semata; kedekatan-Nya menyatakan kehadiran-Nya yang mengubah hati dan menyatakan kedaulatan-Nya atas segala ciptaan. Kutipan singkat dari tokoh-tokoh berpendapat lama menguatkan keseimbangan antara kedekatan personal Allah dan kekuasaan-Nya atas segala masa.

Quotations (ringkasan singkat) dari tokoh berpendapat lama: “Allah itu dekat kepada bangsanya; namun di atas semua Dia adalah Tuhan yang jauh dalam penguasaan-Nya.”

Kesimpulan: Ayat ini mengundang kita melihat bahwa Tuhan memang dekat dengan orang percaya—melalui Firman, Roh, dan hubungan pribadi—tanpa menghapus kemahakuasaan-Nya atas seluruh alam. Kehadiran-Nya tidak terbatas pada ritual, melainkan melayani penggenapan janji-Nya bagi umat-Nya yang setia.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Yeremia 23:23 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 139:1 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Mazmur 139:1 (IDN) »
Mazmur Daud bagi biduan besar. -- Ya Tuhan! Engkau menyelidik serta mengetahui akan daku,

1 Raja-raja 20:23 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
1 Raja-raja 20:23 (IDN) »
Bermula, maka sembah segala hamba raja Syam itu kepadanya: Adapun dewa-dewa mereka itu, yaitu dewa-dewa gunung adanya, maka sebab itu kuat mereka itu dari pada patik sekalian, tetapi jikalau kiranya patik memerangi dia di padang, niscaya patik, sekalian ini mengalahkan dia kelak.

1 Raja-raja 20:28 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
1 Raja-raja 20:28 (IDN) »
Maka datanglah aziz Allah itu hampir, lalu katanya kepada baginda raja orang Israel: Demikian inilah firman Tuhan: Oleh karena sebab orang Syam telah berkata begini: Bahwa Tuhan itulah Allah gunung dan bukannya Ia Allah padang, maka Aku menyerahkan orang yang amat banyak ini kepada tanganmu kelak, supaya diketahui oleh kamu sekalian, bahwa Akulah Tuhan.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab