Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHosea 9:14 Tafsiran ayat Alkitab
Hosea 9:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Berikanlah kepada mereka itu, ya Tuhan! barang yang patut diberikan kepadanya; berikanlah kepada mereka itu kandungan yang menggugurkan anak dan susu yang kekeringan.
Hosea 9:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Hosea 9:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Lukas 23:29 (IDN) »
Karena tengoklah: Ada harinya kelak, yang orang akan berkata: Berbahagialah perempuan mandul dan rahim yang tiada mengandung, dan tetek yang tiada menyusukan anak.

Hosea 9:13 (IDN) »
Bagaimana sekali Aku sudah melihat Efrayim seperti taman, ditanam di atas bukit batu, maka sekarang tak dapat tiada diserahkan Efrayim anak-anaknya sendiri kepada orang pembunuh.

Makna Langsung Ayat Hosea 9:14
Ayat ini berisi doa muram untuk pergumulan yang menggugurkan harapan: Tuhan dimohon memberi kepada mereka apa yang pantas diterima, termasuk kandungan yang menggugurkan dan susu yang kering. Artinya, Allah menilai perbuatan mereka dan menimbang konsekuensi moral dari penolakan-Nya terhadap kecondongan hati mereka. Itu bukan permohonan untuk membalas dendam, melainkan permintaan agar keadilan Allah diungkap melalui akibat yang sesuai dengan jalan hidup mereka.
Latar Kontekstual
Hosea menulis pada masa umat Israel Utara yang membelot dari Tuhan dengan penyembahan berhala. Avokasi Hosea sering menyinggung pahitnya konsekuensi perbuatan yang menolak panggilan Tuhan. Dalam konteks pasal-pasal terakhir kitab Hosea, doa ini mengekspresikan kehendak Allah untuk menegakkan keadilan sekaligus menunjukkan belas kasihan bila umat bertobat. Tekanan pada "kandungan yang menggugurkan" dan "susu yang kekeringan" menyiratkan penderitaan lahiriah sebagai akibat dari penyelewengan sosial dan rohani.
Observasi Penafsiran Utama
Ques/Tematis Singkat
Rujukan Silang yang Relevan
- Yesaya 57:1-2: ketenangan bagi orang benar yang mengalami akibat kejahatan; mengingat bahwa kepergian mereka pun memberi pelajaran rohani bagi yang tetap hidup. Penekanan pada keadilan dan pemeliharaan Tuhan bagi mereka yang hidup benar.
- Ulangan 28:15-68: daftar kutukan yang menimbulkan konsekuensi sosial-ekonomi jika umat menolak hukum Tuhan; menolong pembaca memahami bahwa konsekuensi bisa melebar ke luar pribadi ke keluarga dan komunitas.
- Yeremia 8:22: seruan terhadap pemulihan jika umat kembali kepada Tuhan; menunjukkan bahwa penderitaan bisa menjadi jalan menuju pertobatan.
Penutup Praktis
Ayat ini mengingatkan kita bahwa tindakan tidak setia kepada Tuhan membawa akibat nyata bagi lingkungan sekitar. Namun, konteks Hosea juga mengundang kita untuk melihat peluang pertobatan sebagai jalan pulihnya hubungan dengan Allah dan kesejahteraan keluarga. Berjaga terhadap penyalahgunaan kekuasaan, mengevaluasi hubungan dengan sesama, dan tetap berpegang pada pertobatan yang mengubah hidup adalah respons relevan bagi pembaca masa kini.
Refleksi Singkat
Dalam menghadapi konsekuensi, fokus utama kita adalah hidup saleh di hadapan Tuhan, menyembah-Nya dengan tulus, dan mendorong keadilan serta kasih terhadap yang lemah. Doa Hoshea 9:14 mengajak kita mengutamakan ketaatan, sambil mempercayakan hasil akhirnya kepada Tuhan yang benar dan penuh belas kasihan.
Cuplikan & catatan sumber
Beberapa masukan para penafsir berbahasa Inggris yang diakui publik domain sering menekankan bobot keadilan ilahi terhadap penyimpangan. Referensi singkat dari karya-karya klasik seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menjadi rujukan umum, tanpa menyalin bagian panjang. Catatan kutipan singkat akan dicantumkan hanya jika ada kutipan pendek yang relevan:
Catatan: tidak ada kutipan panjang langsung yang disalin di sini; jika ada kutipan singkat, akan disebut sebagai bagian catatan karya lama yang relevan.