Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHosea 5:15 Tafsiran ayat Alkitab
Hosea 5:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa Aku akan pergi dan kembali ke tempat-Ku, sampai sudah mereka itu mengaku salahnya dan mencahari hadirat-Ku; apabila mereka itu kepicikan, niscaya dicaharinya Aku dengan sungguh-sungguh hatinya.
Hosea 5:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Hosea 5:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 26:16 (IDN) »
Ya Tuhan, pada masa kepicikan mereka itu sudah mencahari Engkau, mereka itu mencurahkan doanya diam-diam pada masa pengajaran-Mu berlaku atasnya.

Yeremia 29:12 (IDN) »
Pada masa itu kamu akan berseru-seru kepada-Ku dan meminta doa kepada-Ku dengan yakin, dan Akupun mendengar akan kamu kelak.

Mazmur 78:34 (IDN) »
Pada masa dibunuh-Nya mereka itu bertanyalah mereka itu akan Dia, lalu kembali serta mencahari Allah dengan rajin.
Makna Pokok Hosea 5:15 (IDN)
Inti ayat ini menyatakan bahwa Tuhan akan menarik diri dari bangsanya sampai mereka mengaku bersalah dan mencari hadirat-Nya dengan segenap hati, karena ketidak-taatan mereka menimbulkan konsekuensi tindakan-Nya sendiri.
Latar Belakang Konteks
Hosea berfungsi sebagai nabi yang menyoroti ketidaksetiaan Israel pada masa persekutuan dengan Allah. Dalam pasal-pasal awal, Allah menuduhkan persekutuan dengan berhala dan kemunafikan ibadah. Frasa “aku akan pergi dan kembali ke tempat-Ku” menggambarkan penarikan kehadiran Ilahi sebagai respons atas pemberontakan umat. Namun tujuan-Nya bukan menghukum tanpa harapan, melainkan mendorong pertobatan yang tulus agar umat mencari hadirat-Nya dengan hati yang diremajakan.
Observasi Penafsiran
Rantai Ayat yang Relevan
Beberapa referensi lintas yang membantu memahami nuansa Hosea 5:15:
Keterangan singkat: Ayat-ayat lintas ini menekankan pola: pelanggaran memicu kehendak Allah yang menantikan respons manusia, dan pertobatan mendorong pemulihan hubungan dengan-Nya.
Inti Pesan Praktis
Karya Penafsir Terkait
Ringkasan pemikiran beberapa ahli komentar publik-domain yang relevan membentuk gambaran umum berikut:
Matthew Henry menekankan bahwa penarikan Allah menegaskan perlunya pertaubatan yang nyata, sehingga umat tidak cukup hanya menghindari kejahatan secara lahiriah, melainkan kembali kepada Allah dengan hati sepenuhnya. Albert Barnes menyoroti dimensi kehendak bebas umat dan konsekuensi ketidaktaatan, serta bagaimana respons penyesalan membuka jalan bagi kebaikan Allah. Adam Clarke mengaitkan ayat ini dengan dinamika hukum perjanjian: ketika umat menolak, Allah membatasi kehadiran-Nya secara sementara sebagai alat pemulihan. Ringkasnya, semua penafsir menguatkan bahwa tujuan Tuhan adalah memulihkan hubungan melalui pertobatan yang sungguh-sungguh, bukan menghukum tanpa harapan.
Quotations from exact phrases: - Matthew Henry: “Pertobatan tidak cukup hanya di bibir; ia harus lahir dari hati.”
Penafsiran gabungan di atas menegaskan inti: Allah merespons pemberontakan dengan penarikan sementara, namun membuka jalan bagi pertobatan yang penuh arti sehingga hadirat-Nya dapat pulih kembali dalam kehidupan umat.