Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHosea 1:4 Tafsiran ayat Alkitab
Hosea 1:4 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka firman Tuhan kepadanya: Namailah olehmu akan dia Yizriel, karena sedikit hari lagi maka Aku akan membalas darah Yizriel itu kepada bangsa Yehu, dan Aku akan memperhentikan kerajaan dari pada bangsa Israel.
Hosea 1:4 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Hosea 1:4 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Raja-raja 10:7 (IDN) »
Hata, setelah sudah sampai surat itu kepada mereka itu, diambilnya akan segala putera baginda, dibunuhnya akan tujuh puluh orang banyaknya, dan dibubuhnya segala kepalanya itu dalam keranjang, lalu dikirimkannyalah kepada Yehu ke Yizriel.

2 Raja-raja 10:10 (IDN) »
Ketahuilah olehmu bahwa sepatah katapun tiada gugur ke tanah dari pada segala firman Tuhan akan hal orang isi istana raja Akhab, karena telah disampaikan Tuhan barang yang sudah dikatakan-Nya dengan lidah Elia, hamba-Nya.

2 Raja-raja 15:10 (IDN) »
Maka bermufakatlah Salum bin Yabesy hendak mendurhaka, lalu ditikamnya akan baginda di hadapan orang banyak, dibunuhnya baginda, lalu iapun naik raja akan gantinya.
Interpretive point
Hosea 1:4 menegaskan rằng Allah menetapkan nama Yizriel untuk menandai tindakan penghakiman dan pemisahan; masa depan pembalasan terhadap darah Yizriel menyiapkan pembongkaran kerajaan Israel karena ketidaksetiaan bangsa itu terhadap Tuhan. Ayat ini sekaligus mengandung unsur peringatan kasih Kristiani: Allah tetap berencana memulihkan umat-Nya setelah dibangun kembali kejujuran dan ketaatan.
Konteks sastra
Ayat ini adalah bagian awal buku Hosea yang menampilkan simbolis hubungan Allah dengan umat-Nya layaknya hubungan suami-istri. Tuhan memerintahkan Hosea untuk memberi anak-anaknya nama simbolik (Yizriel berarti “manusia Yizriel” atau “mujizat Yizriel”) sebagai tanda akan berikutnya penghukuman dan pemisahan. Yohanes Jalur rumah tangga Hosea menonjolkan ketidaksetiaan Israel melalui pelanggaran ibadah kepada berhala; konsekuensi ilahi mencakup penghapusan kerajaan Israel secara bertahap.
Signifikansi teologis
Ayat ini menegaskan bahwa tindakan Allah terhadap umat-Nya tidak sekadar hukuman, melainkan pemurnian dan pemulihan yang bertujuan membangkitkan kesetiaan kembali kepada perjanjian. Nama yang diberikan untuk anak itu berfungsi sebagai tanda visual dari realitas rohani: keadilan ilahi bekerja untuk membersihkan bangsa dari penyalahgunaannya terhadap identitas Tuhan. Namun di balik penghukuman, ada seruan untuk bertobat dan kembali kepada kasih setia Tuhan yang tidak meninggalkan umat-Nya secara permanen.
Kaitan dengan bagian lain Alkitab
Pertanyaan reflektif
Penutup singkat
Ayah-ibu rohani Hosea mengingatkan bahwa Allah menegakkan keadilan, namun dengan maksud membawa umat-Nya kembali kepada kasih-Nya yang setia. Nama Yizriel berfungsi sebagai tanda nyata bahwa pemutusan hubungan merupakan langkah pertama menuju pemulihan yang dijanjikan Tuhan.
Cross-references singkat
1) Hosea 2:1-23 — pemulihan dan kasih setia Tuhan setelah peringatan penghakiman; 2) Hosea 3:4-5 — masa-masa pembelajaran umat hingga mereka mau kembali kepada Tuhan; 3) Yehezkiel 21:25-27 — tema penggantian pemerintahan dan kehampaan kehancuran yang membawa pemulihan.
Kutipan singkat yang relevan: Karya-karya para penafsir publik domain lama sering menekankan bahwa Allah tidak mengabaikan umat-Nya meski mereka jatuh dalam ketidaksetiaan; penghakiman adalah bagian dari pemurnian menuju kembalinya umat kepada-Nya. (Kutipan singkat dari Matthew Henry, Albert Barnes, Adam Clarke tidak disalin utuh di sini, hanya diringkas sebagai rangkaian pandangan umum mereka tentang tindakan hukum dan kasih Allah.)