Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHagai 2:2 Tafsiran ayat Alkitab
Hagai 2:2 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
(2-3) Katakanlah sekarang kepada Zerubbabil bin Sealtiel, penghulu Yehuda, dan kepada Yosua bin Yozadak, imam besar, dan kepada orang yang lagi tinggal itu, demikian:
Hagai 2:2 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Hagai 2:2 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Hagai 1:1 (IDN) »
Sebermula, maka pada tahun yang kedua dari pada kerajaan Darius, pada bulan yang keenam dan pada sehari bulan itu, datanglah firman Tuhan dengan lidah nabi Hajai kepada Zerubbabil bin Sealtiel, raja Yehuda, dan kepada Yosua bin Yozadak, imam besar, katanya:

Ezra 2:63 (IDN) »
Maka disuruh Hatirsata kepada mereka itu jangan makan dari pada barang yang mahasuci, sehingga sudah berdiri seorang imam dengan Urim dan Tumim.

Ezra 1:8 (IDN) »
Maka disuruh Koresy, raja Farsi, keluarkan dia oleh tangan Miteredat, penghulu bendahari, yang membilangkan banyaknya kepada Sesybazar, penghulu orang Yehuda.
Hagai 2:2 (IDN) — Makna Langsung
Makna ayat ini adalah perintah konkret Tuhan untuk menyampaikan pesan kepada pemimpin umat dan kepada semua orang yang tinggal di Yerusalem: sapa Zerubbabel bin Sealtiel, pemimpin Yehuda, Yosua bin Yozadak, imam besar, dan orang-orang yang tinggal untuk memperhatikan keadaan umat serta rencana Allah bagi pembangunan bait suci.
Latar Belakang Konteks
Buku Hagai ditujukan kepada bangsa Yehuda yang kembali dari pembuangan dan berupaya membangun kembali Bait Suci di Yerusalem. Pasal 2 secara khusus menyentuh tantangan dan motivasi umat sebagai bagian dari janji Allah. Ayat ini adalah bagian pembuka peringatan pribadi dari nabi Hagai kepada tokoh-tokoh utama: Zerubbabel sebagai pemimpin sipil dan Yosua sebagai imam besar, serta kepada segala orang yang tinggal di kota itu. Tujuannya adalah memusatkan perhatian pada misi spiritual dan rekonstruksi fisik yang berlandaskan kepercayaan kepada Allah.
Observasi Penafsiran
Garis Besar Tema
Cross-References yang Relevan
Pernyataan Editorial Kunci
Pesan Hagai 2:2 menegaskan bahwa ungkapan langsung kepada pemimpin Yehuda dan imam besar adalah langkah afirmatif Allah untuk menegaskan arah dan keberanian umat dalam membangun kembali relasi mereka dengan-Nya. Kepemimpinan yang memahami tugas rohani dan sosial secara terpadu menjadi motor perubahan bagi komunitas yang rindu berbakti kepada Tuhan di masa sesudah pembuangan.
Inti Praktis Seperti Dipetik
Quotations (Ringkas) dari Terekam dalam Karya Terdengar Publik Domain
Quotations: beberapa catatan rabin dan penafsir kuno menekankan bahwa pemimpin harus menjadi teladan iman dan ketaatan, meskipun konteks masyarakat berhadapan dengan tantangan material.
Hubungan Tekstual yang Ringkas
Ayat ini bukan hanya perintah administratif, melainkan panggilan untuk menyelaraskan orientasi hidup umat dengan tujuan Allah: ibadah yang benar, rekonstruksi tempat ibadah, dan kedaulatan-Nya atas komunitas. Dengan demikian, pemimpin Zerubbabel dan Yosua serta semua yang tinggal di Yerusalem dipanggil untuk mengambil langkah afirmatif berdasarkan firman Tuhan yang membimbing setiap tindakan.