Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Galatia 1:1 Galatia 1:2 Galatia 1:3 Galatia 1:4 Galatia 1:5 Galatia 1:6 Galatia 1:7 Galatia 1:8 Galatia 1:9 Galatia 1:10 Galatia 1:11 Galatia 1:12 Galatia 1:13 Galatia 1:14 Galatia 1:15 Galatia 1:16 Galatia 1:17 Galatia 1:18 Galatia 1:19 Galatia 1:20 Galatia 1:21 Galatia 1:22 Galatia 1:23 Galatia 1:24



Galatia 1:18 (IDN)
Seting segera bagi ayat ini adalah tahap awal perjalanan Rasul Paulus setelah panggilannya. Sekitar tiga tahun setelah pertobatannya, Paulus menceritakan bahwa ia pergi ke Yerusalem untuk berkenalan dengan Kefas (Peter) dan tinggal bersamanya selama lima belas hari. Ayat ini menandai kedatangan Paulus ke pusat komunitas gereja mula-mula untuk mendapatkan pengakuan dan membiasakan diri dengan para rasul utama, sambil menegaskan bahwa misi pengabaran kabar baik telah berjalan seturut kehendak Allah di antara bangsa-bangsa.
Yang diungkap teks mengenai Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa gereja mula-mula menjalin hubungan antara pewarta kabar baik dan para saksi awal. Allah bekerja melalui persekutuan orang percaya untuk memperkaya pemahaman tentang injil yang telah diserahkan. Keberanian Paulus untuk pergi ke Yerusalem juga menunjukkan ketaatan kepada panggilan-Nya, meskipun menghadapi risiko dan ketidakpastian.
Penjelasan kata dan gambaran penting
- Yerusalem: pusat komunitas percaya, tempat pertemuan dengan para rasul awal.
- Kefas (Peter): representasi otoritas gereja awal dan hubungan antara pewartaan kepada bangsa-bangsa dengan hukum Taurat.
- lima belas hari lamanya: durasi singkat yang menunjukkan niat untuk berjumpa langsung dan memperoleh pemahaman pribadi tentang misi gereja pada masa itu.
Cross-references yang relevan (jelas, singkat)
Penjelasan singkat tentang hubungan silang: Kisah 9 menunjukkan pertemuan awal yang memperkenalkan relasi Paulus dengan para pemimpin. Galatia 2 menegaskan misi yang konsisten dengan ajaran para rasul, sehingga Paulus tidak bekerja terlepas dari otoritas gereja perdana.
Konteks teologi dan aplikasi iman di masa kini
Ayat ini menggarisbawahi bahwa panggilan Allah menuntun umat-Nya ke dalam persekutuan. Iman bukan perjalanan sendirian; ada kebutuhan untuk berkomunisasi dengan sesama saksi iman agar kabar baik diperkukuh dan diselaraskan dengan ajaran rasul. Ketelitian terhadap pewartaan dan hubungan antar-pemimpin menolong menjaga kemurnian Injil dalam jemaat masa kini.
Intisari praktis untuk masa kini
Catatan kutipan singkat dari tokoh komentar PD lama: “Paulus pergi ke Yerusalem untuk berkenal dengan Kefas; lamanya tujuh hari menunjukkan kehendak untuk membangun persaudaraan dengan para rasul” (ringkasan mirip gaya Henry/Barnes/Clarke untuk memutakhirkan makna kuno). Referensi ringkas ini menjaga fokus pada kedudukan Paulus dalam jemaat perdana tanpa menambah teks asli Alkitab.