Ulangan 28:56 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Adapun orang perempuan di antara kamu yang lemah lembut dan berlezat, sehingga tiada biasa ia menjejakkan tapak kakinya pada bumi sebab lezatnya dan lembutnya, ia itu akan menjeling dengan dengki akan laki ribaannya dan akan anaknya laki-laki dan akan anaknya perempuan,

Ayat sebelumnya
« Ulangan 28:55
Ayat berikutnya
Ulangan 28:57 »

Ulangan 28:56 Tafsiran ayat Alkitab

Ulangan 28:56 (IDN) — Lembai Tekunnya terhadap Istrinya yang Lemah Lembut

Setting ayat ini berada dalam bagian berkat dan kutuk yang dipaparkan Musa kepada bangsa Israel di Gunung Nebo. Setelah menegaskan berkat bagi taatan, Ayub 28:56 menyingkap konsekuensi serius bagi mereka yang menolak perintah Tuhan. Ayat ini menyorot bagaimana ketidaksetiaan dapat merusak hubungan rumah tangga, khususnya di antara pasangan yang seharusnya saling melindungi dan menghormati satu sama lain.

Apa yang ditegaskan teks mengenai Allah dan iman

Ayat ini menegaskan bahwa Allah menilai kesetiaan keluarga sebagai bagian dari ketaatan total kepada-Nya. Ketika sebuah rumah tangga tidak berpegang pada integritas hidup, keutuhan keluarga pun terancam. Allah yang adil tidak membenci orang lemah, tetapi menenun pengajaran tentang bagaimana kasih, martabat, dan tanggung jawab di dalam pernikahan sepatutnya dipelihara. Dalam konteks perjanjian, ketaatan individu berdampak pada kesejahteraan kelompok dan kemuliaan Tuhan di antara bangsa.

Kata-kata kunci dan gambaran gambar (aku menyorot makna)

  • orang perempuan di antara kamu yang lemah lembut dan berlezat: gambaran perempuan yang terbius oleh kemewahan dan kenyamanan, sehingga kehilangan kekuatan pribadi dan kebijakan. ini bukan tuduhan moral mutlak, melainkan peringatan bahwa kemewahan dapat melumpuhkan kualitas bertindak secara bertanggung jawab.
  • tiada biasa ia menjejakkan tapak kakinya pada bumi: metafora tentang kehilangan kemampuan hidup sederhana, ketabahan, dan keteguhan dalam menjalani tugas harian sebagai bagian dari keluarga dan komunitas.
  • ia itu akan menjeling dengan dengki akan laki ribaannya dan akan anaknya laki-laki dan akan anaknya perempuan: konsekuensi keretakan hubungan rumah tangga melahirkan konflik, kecemburuan, dan dominasi salah satu pihak terhadap yang lain, menghilangkan keseimbangan gender dan kasih saling menghormati.

Ayat-ayat terkait dan sila penjelasannya

Beberapa referensi serupa dalam Kitab Ulangan dan bagian hukum Perjanjian Lama menegaskan bahwa kemurnian hubungan rumah tangga berakar pada ketaatan kepada Tuhan.

  • Ulangan 28:54 — Ketakutan akan kehilangan kewarasan rumah tangga akibat dorongan nafsu dan kekuasaan pribadi.
  • Amsal 31:30 — Pujian terhadap istri yang takut akan Tuhan, bukan karena kemewahan.
  • Efesus 5:25-28 (perikop Perjanjian Baru) — Prinsip kasih suami terhadap istri seperti Kristus terhadap jemaat; kasih yang tidak menimbulkan penindasan melainkan pengorbanan.

Cross-references singkat dengan penjelasan

  1. Amsal 31:30 — Menarik perhatian pada keseimbangan antara martabat istri dan iman kepada Tuhan; keindahan yang sejati adalah takut akan Tuhan, bukan pesona luar.
  2. Efesus 5:25-28 — Menjelaskan kasih suami yang mengorbankan diri untuk istri sebagai pola hubungan rumah tangga yang berlandaskan kasih, bukan dominasi.
  3. Hakim-hakim 5:28-30 — Gambaran bagaimana kekacauan keluarga bisa melahirkan tindakan sembrono jika tidak ada pimpinan yang taat kepada Tuhan.

Penautan ini memberi gambaran bahwa sunyi dan rapuhnya rumah tangga akibat sikap lemah lembut yang disalahgunakan bisa menimbulkan kecemburuan dan perpecahan, tetapi pola hidup yang berlandaskan iman kepada Tuhan membawa pemulihan dan keharmonisan.

Pergeseran dalam penerapan masa kini

Para pembaca modern diundang mengevaluasi peran masing-masing dalam rumah tangga. Ketahanan rumah tangga tidak ditentukan oleh kemewahan atau kekuasaan, tetapi oleh ketaatan kepada Allah dan kasih saling menghormati. Ketika satu pihak terjerat kenyamanan yang mematikan nilai-nilai kebajikan, itu dapat menimbulkan friksi dan jarak emosional. Prinsip Alkitab menuntun kita ke arah memperkuat dialog, melindungi keutuhan keluarga, dan mempraktikkan kasih yang merendahkan diri demi kebaikan pasangan dan anak-anak.

Catatan kutipan langsung (oleh tokoh commentar publik domain): Tidak ada kutipan langsung yang relevan dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke pada ayat spesifik ini dalam versi umum yang tersedia untuk publik domain. Namun, pemikiran mereka tentang kesetiaan rumah tangga, martabat istri, dan kasih suami-istri memberi kerangka interpretatif yang konsisten: kasih yang menyelamatkan, bukan menindas, serta keadilan Tuhan dalam menilai hubungan keluarga.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Ulangan 28:56 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ulangan 28:54 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Ulangan 28:54 (IDN) »
Adapun orang laki-laki di antara kamu yang lemah lembut dan lezat dengan tiada berhingga, ia itu akan menjeling dengan dengki akan saudaranya dan akan bini ribaannya dan akan lebihnya anak-anak yang telah dihidupinya itu,

Yesaya 3:16 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yesaya 3:16 (IDN) »
Dan lagi firman Tuhan: Sebab segala anak-anak perempuan Sion mengatas-ataskan dirinya serta berjalan menjenjang lehernya dan bercelak matanya dan berenjut-enjut kakinya yang pakai keroncong;

Ratapan 4:3 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Ratapan 4:3 (IDN) »
Jikalau mina gajah sekalipun diturukannya teteknya serta menyusui anak-anaknya, maka puteri bangsaku itu bengislah adanya, selaku burung unta di padang belantara.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab