Kisah Para Rasul 13:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka Paulus dengan orang yang besertanya itu pun berlayarlah dari Pafos sampai ke Perga di tanah Pampilia. Maka Yahya pun bercerailah daripada mereka itu, lalu kembali ke Yeruzalem.

Ayat sebelumnya
« Kisah Para Rasul 13:12
Ayat berikutnya
Kisah Para Rasul 13:14 »

Kisah Para Rasul 13:13 Tafsiran ayat Alkitab

Garis Besar Pembacaan Kisah Para Rasul 13:13

Ayat ini melanjutkan perjalanan misi Paulus bersama Barnabas di Antioquia, ketika mereka berangkat dari Pafos menuju Perga di Pamfilia. Perjalanan ini menandai beralihnya Paulus sebagai pemimpin dalam misi sementara Yohanes Markus, yang sebelumnya disebut menjadi pendamping, akhirnya menarik diri untuk kembali ke Yerusalem.

Ayat dalam konteks bab

Di Kisah Para Rasul pasal 13, murid-murid di gereja Antiokhia dipersiapkan untuk karya penginjilan luar, dipimpin oleh nabi-nabi dan pengajar di situ. Setelah berdoa, mereka menumpangkan tangan, lalu rohnya diutus untuk memulai perjalanan misi. Di sini kita melihat progresi perjalanan: dari pulau-pulau di laut Mediterania menuju daratan Asia Kecil, dengan perubahan komposisi kru. Yohanes Markus meninggalkan mereka di Perga dan kembali ke Yerusalem. Ini membuka bab berikutnya tentang dinamika tim misi dan pembelajaran iman para pelayan Tuhan.

Pelajaran utama rohani

  • Allah membentuk komitmen berkelanjutan untuk membawa kabar keselamatan ke tempat-tempat baru, meski di sana ada tantangan dan perubahan komposisi kru.
  • Paulus dan Barnabas melanjutkan pekerjaan meskipun ada pengalihan karena Markus menarik diri, menunjukkan fokus pada tugas utama.
  • Markus kemudian bertumbuh dan akhirnya berbalik untuk terlibat lagi dalam karya pelayanan di masa mendatang, mengingatkan kita bahwa proses pemulihan rohani berlangsung.

Perbandingan dengan bagian terkait

Beberapa bagian lain dalam Kisah Para Rasul menampilkan perjalanan misi dengan dinamika tim. Misalnya, perjalanannya ke Asia kecil menunjukkan bagaimana gereja mula-mula berani menyeberangi batas budaya demi kemuliaan Kristus. Dalam Galatia 1–2, kita melihat bagaimana gairah misi memacu gereja awal untuk menjaga arah teologi yang murni; di sini, fokusnya adalah pada hubungan antarpelayanan dan pengembangan karakter pelayan-pelayan Tuhan.

Penjelasan singkat dari para penafsir berbudaya lama

Beberapa penafsir berpendapat bahwa perpisahan Yohanes Markus menimbulkan ketegangan sementara antara Paulus dan Barnabas, namun menunjukkan perlunya kepemilikan misi yang tidak tergantung pada satu individu saja. Selain itu, pengingat bahwa keberhasilan misi tidak selalu mulus, melainkan melalui proses pembelajaran bersama.

Aplikasi praktis

Nama-nama yang berperan di masa sekarang sering mengalami perubahan peran. Ketika kita menghadapi perubahan tim atau pembatalan rencana, fokuslah pada tujuan besar: kemuliaan Allah dan kesaksian Kristus. Pembaruan semangat dalam iman pribadi juga diperlukan ketika orang-orang yang kita kasihi tidak selalu berjalan sejalan dengan visi kita. Sediakan dukungan bagi pasangan pelayan Tuhan lainnya, sambil memerhatikan pimpinan Roh Kudus dalam langkah-langkah berikutnya.

Hubungan silang singkat

- Refleksi tentang perubahan tim dan pengampunan: Kis. 15:36–41 menunjukkan bagaimana konflik diterjemahkan menjadi pembelajaran dan pemulihan hubungan. - Memahami tujuan misi: Roma 10:14–15 menekankan pentingnya pemberitaan injil kepada yang belum mendengar. - Ketekunan meski rintangan: Ibrani 12:1–2 mengingatkan kita untuk melanjutkan iman dengan fokus pada tujuan Kristus.

Ringkasan tutup

Ayat Kisah Para Rasul 13:13 menggambarkan momen transisi dalam misi pertama gereja Kristen: Paulus dan Barnabas melanjutkan perjalanan ke Perga, sementara Yohanes Markus menarik diri. Dari sini muncullah pelajaran tentang komitmen pada misi, pelepasan pribadi, dan pertumbuhan karakter rohani. Perjalanan ini mengarahkan kita untuk tetap setia meski keadaan berubah, percaya bahwa Allah tetap memimpin langkah-langkah umat-Nya ke depan dalam kasih Kristus.

Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, and Adam Clarke are cited only to the extent they are directly relevant and then summarized in Indonesian. Direct verbatim phrases are included here only when explicit in the text.

Referensi silang singkat: - Kis. 13:4–12 (pemicu perjalanan rohani yang dipimpin Roh Kudus) — menjelaskan bagaimana roh memimpin perjalanan karya misi. - Kis. 15:36–41 (konflik tim dan pemulihan hubungan) — memberi konteks mengenai dinamika pengikut Kristus. - Roma 10:14–15 (pentingnya pemberitaan injil bagi semua bangsa) — memperluas visi misi sepanjang zaman.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Kisah Para Rasul 13:13 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kisah Para Rasul 15:38 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kisah Para Rasul 15:38 (IDN) »
Tetapi pada pikiran Paulus tiada baik membawa dia itu, yang sudah meninggalkan keduanya itu di Pampilia, dan tiada pergi bersama-sama kepada pekerjaan itu.

Kisah Para Rasul 14:24 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kisah Para Rasul 14:24 (IDN) »
Apabila rasul-rasul itu sudah menjajahi tanah Pisidia, maka sampailah keduanya ke tanah Pampilia.

Kisah Para Rasul 13:5 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kisah Para Rasul 13:5 (IDN) »
Serta tiba di Salamis, lalu diberitakannyalah firman Allah di dalam segala rumah sembahyang orang Yahudi; maka Yahya pun beserta dengan mereka itu menjadi penolongnya.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab