Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Kisah Para Rasul 1 Kisah Para Rasul 2 Kisah Para Rasul 3 Kisah Para Rasul 4 Kisah Para Rasul 5 Kisah Para Rasul 6 Kisah Para Rasul 7 Kisah Para Rasul 8 Kisah Para Rasul 9 Kisah Para Rasul 10 Kisah Para Rasul 11 Kisah Para Rasul 12 Kisah Para Rasul 13 Kisah Para Rasul 14 Kisah Para Rasul 15 Kisah Para Rasul 16 Kisah Para Rasul 17 Kisah Para Rasul 18 Kisah Para Rasul 19 Kisah Para Rasul 20 Kisah Para Rasul 21 Kisah Para Rasul 22 Kisah Para Rasul 23 Kisah Para Rasul 24 Kisah Para Rasul 25 Kisah Para Rasul 26 Kisah Para Rasul 27 Kisah Para Rasul 28Verse
Kisah Para Rasul 1:1 Kisah Para Rasul 1:2 Kisah Para Rasul 1:3 Kisah Para Rasul 1:4 Kisah Para Rasul 1:5 Kisah Para Rasul 1:6 Kisah Para Rasul 1:7 Kisah Para Rasul 1:8 Kisah Para Rasul 1:9 Kisah Para Rasul 1:10 Kisah Para Rasul 1:11 Kisah Para Rasul 1:12 Kisah Para Rasul 1:13 Kisah Para Rasul 1:14 Kisah Para Rasul 1:15 Kisah Para Rasul 1:16 Kisah Para Rasul 1:17 Kisah Para Rasul 1:18 Kisah Para Rasul 1:19 Kisah Para Rasul 1:20 Kisah Para Rasul 1:21 Kisah Para Rasul 1:22 Kisah Para Rasul 1:23 Kisah Para Rasul 1:24 Kisah Para Rasul 1:25 Kisah Para Rasul 1:26



Makna Singkat Kisah Kisah Para Rasul 1:19
Ayat ini menegaskan bahwa peristiwa kematian Yudas dan penguburannya memicu pengakuan umum di Yerusalem: tanah yang disebut oleh para saksi sebagai "Hakal Dama" (Tanah Darah) menandakan bahwa kejadian itu terhubung langsung dengan darah yang tertumpah.
Latar Kontekstual
Dalam Kisah Para Rasul pasal 1, para rasul menunggu kedatangan Roh Kudus setelah kenaikan Kristus. Ketika Yudas kehilangan nyawanya, tindakan penguburan dan lokasi kematiannya membawa dampak sosial dan identitas wilayah. Kutipan itu menunjukkan bagaimana komunitas Yerusalem memahami peristiwa itu melalui bahasa mereka sendiri, sehingga tanah tempat Yudas meninggal diberi nama dengan makna yang jelas terkait darahnya.
Observasi Penafsiran
- Pengakuan publik: Frasa “maklumlah hal itu kepada seisi Yeruzalem” menandai bahwa kejadian ini tidak tersembunyi, melainkan menjadi bagian dari ingatan kota.
- Pilihan nama tempat: Penamaan tanah sebagai “Hakal Dama” menegaskan hubungan sebab akibat antara tindakan Yudas dan konsekuensinya di komunitas sekitar.
- Makna simbolik darah: Darah di sini menandakan kematian tragis yang berdampak pada identitas ruang dan peristiwa yang mengikutinya dalam narasi Perjanjian Baru.
Garis Besar Tema
Rujukan Silang (singkat dengan penjelasan)
Kis. 1:20 menunjukkan pemilihan rakab yang menggantikan Yudas sehingga misi murid-murid tetap terpelihara dalam penggenapan nubuat.
Kis. 5:37 mengingatkan bagaimana darah memberi penandaan keras terhadap ancaman bagi umat Allah, menekankan perlunya integritas iman komunitas.
Mazmur 69:2 dan konsep lautan air yang meliputi; figur darah di dalam peristiwa membawa unsur penebusan dan keadilan ilahi.
Penafsir Berkualitas (singkat dan relevan)
Para penafsir klasik menyoroti bahwa peristiwa ini meneguhkan bahwa tindakan yang terjadi dalam bait suci dan kota suci memiliki dampak publik. Ketetapan menghormati tempat dan peristiwa menunjukkan bagaimana iman berbaur dengan kenyataan sejarah.
Inti Praktis yang Ringkas
Kisah ini mengingatkan umat percaya bahwa tindakan yang tampak gelap pun memiliki dampak nyata pada komunitas. Ketaatan kepada kehendak Allah dan pengakuan atas realitas peristiwa dapat mengarahkan kita pada kesetiaan yang lebih dalam terhadap panggilan kenabian dan misi gereja mula-mula.