Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
2 Timotius 4:1 2 Timotius 4:2 2 Timotius 4:3 2 Timotius 4:4 2 Timotius 4:5 2 Timotius 4:6 2 Timotius 4:7 2 Timotius 4:8 2 Timotius 4:9 2 Timotius 4:10 2 Timotius 4:11 2 Timotius 4:12 2 Timotius 4:13 2 Timotius 4:14 2 Timotius 4:15 2 Timotius 4:16 2 Timotius 4:17 2 Timotius 4:18 2 Timotius 4:19 2 Timotius 4:20 2 Timotius 4:21 2 Timotius 4:22



Salam kepada Periska dan Akila, serta kepada isi rumah Onesiporus: Rekasi iman melalui persekutuan gereja
Inti interpretatif: Paulus menutup suratnya dengan sapaan ramah kepada pelayanannya yang setia, menunjukkan bahwa komunikasi gerejawi melampaui konteks penjara: jemaat lokal yang saling mendukung menjadi kesaksian hidup tentang iman. Salam-salam ini menegaskan pentingnya hubungan pribadi dalam komunitas percaya sebagai bagian vital dari tugas pelayanan.
Contextual literary framework
2 Timotius adalah surat pastoral terakhir yang ditulis Paulus kepada Timotius. Dalam bagian penutup, susunan salam serta rekomendasi fasilitas jemaat menegaskan jaringan rumah ibadah dan rumah tangga yang berperan sebagai tempat pengajaran, doa, dan persembahan kasih. Fragmen salam terhadap Periska dan Akila serta isi rumah Onesiporus menekankan bahwa pelayanan tidak hanya di depan publik, melainkan juga dalam kebersamaan keluarga percaya di rumah-rumah tempat mereka tinggal dan bekerja.
Pemaknaan teologis
Akan ada unsur kedudukan Kristus yang bekerja melalui jemaat yang saling menguatkan. Salam kepada pasangan kerja keras seperti Periksa dan Akila (dalam beberapa naskah disebut Periska) serta keluarga Onesiporus menekankan adanya gereja sebagai komunitas keluarga rohani: tempat pembinaan iman, saling mendoakan, dan penyebaran kebenaran melalui teladan hidup sehari-hari.
Penalaran imamat publik dan personal
Dalam Alkitab, persahabatan rohani dan rumah ibadah menjadi unit-unit penting untuk pembentukan karakter rohani. Pengucapan salam di sini mengindikasikan bahwa pelayanan gereja memerlukan dukungan praktis dari semua kalangan, termasuk pelayan rumah tangga, pasangan suami-istri, dan anak-anak rumah. Hal ini menggarisbawahi bahwa tugas iman tidak hanya terpaku di mimbar, melainkan bersinergi dalam kehidupan domestik dan komunitas kecil.
Hubungan dengan ayat-ayat lain
Beberapa referensi lintas yang relevan:
Penjelasan singkat: Referensi tersebut menunjukkan pola di mana rumah tangga beriman menjadi pusat pengajaran, doa, dan persekutuan yang menyokong misi gereja secara luas.
Pertanyaan refleksi
Ringkasan praktis
Salam Paulus kepada Periska, Akila, dan isi rumah Onesiporus menggarisbawahi pentingnya persahabatan iman, dukungan praktis, dan kesetiaan dalam komunitas gereja. Pelayanan jemaat tumbuh ketika ate dirayakan lewat hubungan pribadi yang berakar pada kasih Kristus.
Catatan historis singkat
Nama-nama tersebut menunjukkan keberadaan pasangan pengusaha/perjalanan gereja awal yang memberi dukungan rumah tangga untuk misi gereja. Meski singkat, salam ini menegaskan jaringan relasi yang memungkinkan injil meluas melalui kehidupan nyata keluarga percaya.