Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
2 Samuel 23:1 2 Samuel 23:2 2 Samuel 23:3 2 Samuel 23:4 2 Samuel 23:5 2 Samuel 23:6 2 Samuel 23:7 2 Samuel 23:8 2 Samuel 23:9 2 Samuel 23:10 2 Samuel 23:11 2 Samuel 23:12 2 Samuel 23:13 2 Samuel 23:14 2 Samuel 23:15 2 Samuel 23:16 2 Samuel 23:17 2 Samuel 23:18 2 Samuel 23:19 2 Samuel 23:20 2 Samuel 23:21 2 Samuel 23:22 2 Samuel 23:23 2 Samuel 23:24 2 Samuel 23:25 2 Samuel 23:26 2 Samuel 23:27 2 Samuel 23:28 2 Samuel 23:29 2 Samuel 23:30 2 Samuel 23:31 2 Samuel 23:32 2 Samuel 23:33 2 Samuel 23:34 2 Samuel 23:35 2 Samuel 23:36 2 Samuel 23:37 2 Samuel 23:38 2 Samuel 23:39



Intisari Makna 2 Samuel 23:17
Inti ayat ini adalah pengakuan seorang prajurit heroik yang menolak minum air yang diperoleh dengan pengorbanan nyawa sahabatnya. Ketika tiga pahlawan perang mengorbankan diri untuk memperoleh air bagi raja Daud, sang raja menolak meminumnya karena air itu mengingatkan pada jalan panjang dan nyawa yang telah hilang demi padanya. Ayat ini menekankan sikap hormat, ketaatan, dan pengakuan atas harga dari tindakan heroik orang lain, serta menunjukkan bahwa sepadan dengan pengorbanan itu adalah penghormatan, bukan konsumsi sembarangan.
Latar kontekstual
Ayat ini berada pada rangkaian catatan tentang ketiga pahlawan prajurit istimewa dalam periode kepemimpinan Daud. Ketika ketiganya menggantungkan nyawa untuk mendatangkan air dari sumur dekat benteng, kemuliaan tindakan mereka menjadi contoh kebajikan berani yang diingat dalam tradisi Israel. Daud sendiri tidak meminumnya sebagai tanda bahwa tindakan mereka lebih penting daripada kesenangan pribadi; penghormatan itu diucapkan melalui penolakan minum dan pernyataan doa yang mengarahkan pandangan kepada Allah.
Observasi penafsiran
Garis besar tema
Rujukan silang yang relevan
- Ketaatan dalam menghadapi konsekuensi tindakan heroik: Kis 20:35 (tujuan memberi lebih berbahagia daripada menerima). Menekankan nilai memberi dan mengorbankan diri sebagai bagian dari hidup iman.
- Harga nyawa dan pengakuan atas kemuliaan prajurit: 1 Samuel 25:33–34 menyoroti bagaimana pemimpin menghargai tindakan karakter dan keberanian.
- Ketundukan terhadap kehendak Allah di tengah tekanan: Roma 12:17–18 mengajarkan agar berbuat baik tanpa membalas jahat, menjaga damai di antara sesama.
Tafsir praktis singkat
Siapkan diri untuk menghargai pengorbanan orang lain dengan rasa hormat yang tulus. Jangan memanfaatkan pengorbanan orang lain untuk kepentingan pribadi, tetapi belajar dari kisah mereka untuk menguatkan komitmen iman, kesetiaan pada Allah, dan tanggung jawab terhadap sesama.
Cuplikan arahan para komentator publik domain:Matthew Henry menyoroti pentingnya menjaga rasa hormat terhadap karya orang lain dalam konteks sumpah dan doa kerajaan. Albert Barnes menekankan bahwa tindakan pahlawan menggarisbawahi nilai integritas, bukan kemewahan hidup raja. Adam Clarke menegaskan bahwa penundukan diri raja terhadap momen heroik mengajarkan rasa syukur kepada Tuhan atas kebaikan-Nya melalui orang-orang terkasih. Penggabungan pendekatan ini menunjukkan bagaimana ayat memanggil kita pada hormat, pengampunan, dan iman yang berdasar pada kasih Allah.