Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
2 Samuel 17:1 2 Samuel 17:2 2 Samuel 17:3 2 Samuel 17:4 2 Samuel 17:5 2 Samuel 17:6 2 Samuel 17:7 2 Samuel 17:8 2 Samuel 17:9 2 Samuel 17:10 2 Samuel 17:11 2 Samuel 17:12 2 Samuel 17:13 2 Samuel 17:14 2 Samuel 17:15 2 Samuel 17:16 2 Samuel 17:17 2 Samuel 17:18 2 Samuel 17:19 2 Samuel 17:20 2 Samuel 17:21 2 Samuel 17:22 2 Samuel 17:23 2 Samuel 17:24 2 Samuel 17:25 2 Samuel 17:26 2 Samuel 17:27 2 Samuel 17:28 2 Samuel 17:29



Makna Singkat Ayat 2 Samuel 17:27
Setelah David tiba di Mahanayim, keluarlah tiga figur penting untuk menyajikan bantuan dan perlindungan: Sobi bin Nahas dari Rabba bani Ammon, Makhir bin Amiel dari Lodebar, dan Barzilai orang Gilead dari Rogelim. Ayat ini menandai momen ketika para penasehat dan pendukung berkumpul untuk menanggung krisis yang dihadapi Daud, menunjukkan jaringan koalisi yang melibatkan musuh lama dan rekan sekuat Israel.
Latar Kontekstual
Pada bagian sebelumnya, Daud menghadapi pemberontakan Absalom dan ketidakstabilan politik di Israel. Ketika ia melarikan diri, berbagai tokoh terkemuka mengambil bagian dalam membantu, melambangkan perlunya persatuan keluarga kerajaan dan sekutu untuk menjaga kelangsungan tahta. Mahanayim adalah daerah perbatasan yang sering terkait dengan perlindungan jalur sungai dan perbatasan wilayah, sehingga kedatangan para penolong di tempat ini menandai momen transisi dari pelarian menuju peluang bagi Daud untuk mendapatkan kembali kekuatan dan dukungan.
Observasi Penafsiran
Gagasan Tematik
Ayat Sejalan (Cross-References)
Inti Nasihat Praktis
Dalam masa-masa sulit, arti kepemimpinan tidak hanya terletak pada kekuatan militer, melainkan pada kemampuan membangun jaringan dukungan yang luas. Kita bisa belajar untuk menghargai bantuan dari beragam pihak, menjaga loyalitas teman sejati, dan membuka ruang bagi kerja sama yang saling menguntungkan demi kebaikan bersama.
“Kau perlu teman dari segala penjuru untuk menanggung beban besar di hadapanmu.” (ringkas dari pola interpretasi Matthew Henry tentang dukungan sejati saat krisis)