Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Raja-raja 1 2 Raja-raja 2 2 Raja-raja 3 2 Raja-raja 4 2 Raja-raja 5 2 Raja-raja 6 2 Raja-raja 7 2 Raja-raja 8 2 Raja-raja 9 2 Raja-raja 10 2 Raja-raja 11 2 Raja-raja 12 2 Raja-raja 13 2 Raja-raja 14 2 Raja-raja 15 2 Raja-raja 16 2 Raja-raja 17 2 Raja-raja 18 2 Raja-raja 19 2 Raja-raja 20 2 Raja-raja 21 2 Raja-raja 22 2 Raja-raja 23 2 Raja-raja 24 2 Raja-raja 25Verse
2 Raja-raja 8:1 2 Raja-raja 8:2 2 Raja-raja 8:3 2 Raja-raja 8:4 2 Raja-raja 8:5 2 Raja-raja 8:6 2 Raja-raja 8:7 2 Raja-raja 8:8 2 Raja-raja 8:9 2 Raja-raja 8:10 2 Raja-raja 8:11 2 Raja-raja 8:12 2 Raja-raja 8:13 2 Raja-raja 8:14 2 Raja-raja 8:15 2 Raja-raja 8:16 2 Raja-raja 8:17 2 Raja-raja 8:18 2 Raja-raja 8:19 2 Raja-raja 8:20 2 Raja-raja 8:21 2 Raja-raja 8:22 2 Raja-raja 8:23 2 Raja-raja 8:24 2 Raja-raja 8:25 2 Raja-raja 8:26 2 Raja-raja 8:27 2 Raja-raja 8:28 2 Raja-raja 8:29



Setting of the Passage
2 Raja-raja 8:23 melanjutkan penggambaran tentang masa pemerintahan raja Yehuda dan catatan peristiwa yang terjadi. Ayat ini menonjolkan bahwa sebagian besar kisah raja Yoram serta perbuatan-perbuatan baginda telah dicatat dalam kitab tawarikh (mitologi sejarah) segala raja-raja orang Yehuda. Dalam konteks kitab Tawarikh, penekanan pada kelengkapan catatan sejarah menegaskan bahwa setiap tindakan raja dan peristiwa penting tidak luput dari perhatian Allah maupun umat-Nya yang membaca sejarah umat-Nya.
Apa yang Dikatakan Teks tentang Allah atau iman
Ayat ini menekankan kemahatahuan Allah terhadap peristiwa sejarah bangsanya dan ketepatan penyusunan catatan tentang pemimpin-pemimpin Israel. Pengakuan bahwa sebagian kisah Yoram “tersebut dalam kitab tawarikh” menunjukkan bahwa Allah mengikat peristiwa manusia dengan tujuan-Nya dalam sejarah keselamatan. Iman yang teruji di sini adalah keyakinan bahwa setiap tindakan raja, baik maupun buruk, tidak sia-sia di hadapan Tuhan dan akan dicatat untuk pelajaran umat-Nya.
Kata-kata atau gambar penting yang perlu dipahami
Ayat-ayat terkait
Beberapa referensi silang yang relevan untuk memahami pola penulisan sejarah Allah terhadap raja-raja Israel/Yehuda:
Penjelasan singkat: Tawarikh berperan untuk menafsirkan peristiwa dalam terang hubungan antara Allah, raja, dan umat. Meski fokus utama di kedua kitab bisa berbeda, tujuan akhirnya adalah membimbing umat pada iman yang setia kepada Tuhan.
Jalan penerapan bagi masa kini
Pemikiran yang penting bagi pembaca modern adalah percaya bahwa Allah tetap bekerja melalui catatan sejarah—bahkan bagian yang tampaknya kecil atau tersisa dalam dokumen lain. Kisah raja Yehuda mengajarkan bahwa setiap tindakan pemimpin dan respon umat terhadap perintah Tuhan mempengaruhi jalan sejarah umat. Pembaca dapat mengambil pelajaran berikut:
Catatan kaki kutipan pendapat penafsir (singkat)
Ringkasannya para penafsir publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa pengungkapan ini menunjukkan bagaimana kitab-kitab historis saling melengkapi. Mereka menyoroti bagaimana catatan mengenai raja-raja berfungsi sebagai alat untuk mengingat wahyu Tuhan atas umat-Nya dan menyampaikan pelajaran moral serta rohani bagi pembaca masa kini. Tidak ada kutipan langsung panjang yang disajikan di sini, tetapi intisatinya adalah hubungan antara catatan sejarah dengan ketaatan kepada Allah.