Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Raja-raja 1 2 Raja-raja 2 2 Raja-raja 3 2 Raja-raja 4 2 Raja-raja 5 2 Raja-raja 6 2 Raja-raja 7 2 Raja-raja 8 2 Raja-raja 9 2 Raja-raja 10 2 Raja-raja 11 2 Raja-raja 12 2 Raja-raja 13 2 Raja-raja 14 2 Raja-raja 15 2 Raja-raja 16 2 Raja-raja 17 2 Raja-raja 18 2 Raja-raja 19 2 Raja-raja 20 2 Raja-raja 21 2 Raja-raja 22 2 Raja-raja 23 2 Raja-raja 24 2 Raja-raja 25Verse
2 Raja-raja 25:1 2 Raja-raja 25:2 2 Raja-raja 25:3 2 Raja-raja 25:4 2 Raja-raja 25:5 2 Raja-raja 25:6 2 Raja-raja 25:7 2 Raja-raja 25:8 2 Raja-raja 25:9 2 Raja-raja 25:10 2 Raja-raja 25:11 2 Raja-raja 25:12 2 Raja-raja 25:13 2 Raja-raja 25:14 2 Raja-raja 25:15 2 Raja-raja 25:16 2 Raja-raja 25:17 2 Raja-raja 25:18 2 Raja-raja 25:19 2 Raja-raja 25:20 2 Raja-raja 25:21 2 Raja-raja 25:22 2 Raja-raja 25:23 2 Raja-raja 25:24 2 Raja-raja 25:25 2 Raja-raja 25:26 2 Raja-raja 25:27 2 Raja-raja 25:28 2 Raja-raja 25:29 2 Raja-raja 25:30


2 Raja-raja 25:17 (IDN) – Ringkasan konteks dan makna
Ayat ini berada dalam bagian penutupan kitab 2 Raja-raja yang menggambarkan kehancuran Yerusalem dan hancurnya bait Allah. Pada bagian sebelumnya, Raja Yoyakhin, pengungsi, serta gedung-gedung istana dan perlengkapan bait dirampas. Ayat ini mendeskripsikan detail arsitektur tiang-tiang tembaga yang dihitung dan dibongkar sebagai bagian dari pembongkaran bait dan perpuluhan perhiasan.
Makna sentral
Rincian ukuran dan ornamen tiang-tiang tembaga menekankan kehancuran total dan kekuasaan Babilonia yang meliputi semua sarana ibadah umat Israel. Deskripsi ini juga menunjukkan kepatuhan penulis terhadap dokumentasi arsip suci: tidak ada yang tertinggal, semua elemen ritual yang penting dibawa ke negeri asing sebagai bagian dari tawanan.
Tema utama
Ayat terkait yang relevan
Beberapa referensi silang yang membantu memahami gambaran ini meliputi:
Refleksi praktis
Aparat ibadah yang dibuang menjadi pengingat bahwa materialitas dan kemegahan tidak menggantikan hubungan dengan Allah. Ketika hal-hal yang kita anggap “tegak sebagai bangsa” dipaksa berubah, kita diajak menilai kembali fokus rohani—apakah kita menaruh iman pada benda-benda ritual atau pada Allah sendiri yang setia meski bangunan fisik hilang?
Inti penutup
Ayat ini menutup gambaran kehancuran dengan menekankan bahwa semua unsur perunggu—tiang, hiasan, dan bagian kepala tiang—seluruhnya dibongkar sebagai bagian dari kampanye penaklukan Babilonia. Teks ini menggarisbawahi batas antara status ibadah yang diikat pada lokasi dengan panggilan hidup beribadah kepada Allah di mana pun umat-Nya berada.
Refleksi singkat berlandaskan penafsir terdahulu
Catatan para penafsir kuno menyoroti aspek akurasi historis dan unsur simbolik: perencanaan bait yang rinci menunjukkan betapa pentingnya unsur ritual bagi identitas bangsa. Mereka menekankan bahwa pembongkaran ini bukan sekadar kehilangan fisik, melainkan kehilangan tempat bagi kehadiran Allah secara konkret di tengah umat pilihan-Nya. Meskipun ringkas, bagian ini menyiapkan pembaca untuk memahami kasus kehilangan harta rohani yang lebih luas—keutuhan iman bukan bergantung pada struktur fisik semata.
Kutipan singkat (tidak seluruh teks) dari penafsir terdahulu yang relevan: “Kehidupan rohani tidak tergantung pada keindahan kemegahan bait, melainkan pada ketaatan hati kepada Allah.”