Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Raja-raja 1 2 Raja-raja 2 2 Raja-raja 3 2 Raja-raja 4 2 Raja-raja 5 2 Raja-raja 6 2 Raja-raja 7 2 Raja-raja 8 2 Raja-raja 9 2 Raja-raja 10 2 Raja-raja 11 2 Raja-raja 12 2 Raja-raja 13 2 Raja-raja 14 2 Raja-raja 15 2 Raja-raja 16 2 Raja-raja 17 2 Raja-raja 18 2 Raja-raja 19 2 Raja-raja 20 2 Raja-raja 21 2 Raja-raja 22 2 Raja-raja 23 2 Raja-raja 24 2 Raja-raja 25Verse
2 Raja-raja 24:1 2 Raja-raja 24:2 2 Raja-raja 24:3 2 Raja-raja 24:4 2 Raja-raja 24:5 2 Raja-raja 24:6 2 Raja-raja 24:7 2 Raja-raja 24:8 2 Raja-raja 24:9 2 Raja-raja 24:10 2 Raja-raja 24:11 2 Raja-raja 24:12 2 Raja-raja 24:13 2 Raja-raja 24:14 2 Raja-raja 24:15 2 Raja-raja 24:16 2 Raja-raja 24:17 2 Raja-raja 24:18 2 Raja-raja 24:19 2 Raja-raja 24:20



2 Raja-raja 24:20 — Latar, Makna, Kerangka Teologi, dan Aplikasi
Latar segera: Ayat ini berada pada konteks penyerbuan dan pembuangan bangsa Yehuda oleh Babilonia. Raja Zedekia akhirnya durhaka kepada raja Babil, dan Tuhan menegaskan murka-Nya terhadap Yerusalem karena ketidaktaatan berulang. Ini adalah bagian akhir dari masa nabi-nabi dan peringatan panjang mengenai konsekuensi dosa nasional.
Apa yang diberitakan teks ini tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa tindak durhaka terhadap Allah membawa murka-Nya yang nyata dan berakibat pada pengusiran umat dari hadapan-Nya. Allah tetap kudus dan berdaulat atas umat-Nya; ketika mereka menolak pengampunan dan hidup menurut jalan-Nya, hukum-Nya ditegakkan. Namun, konteksnya juga menampilkan kasih panggilan Allah yang berulang-ulang kepada umat untuk bertobat, meski pilihan umat sering menentang-Nya.
Istilah kunci dan gambaran penting
Rangka pembacaan terkait ayat ini
Beberapa bagian sejenis menjelaskan konsekuensi dosa bangsa karena ketidaktaatan berulang, antara lain:
Cross-references dan hubungan teologis
Penjelasan singkat: semua rujukan menekankan bahwa murka Allah terkait dengan pelanggaran perjanjian, tetapi juga menyiapkan latar bagi pengharapan pemulihan bila umat kembali kepada Tuhan.
Aplikasi praktis untuk masa kini
Catatan singkat dari para penafsir tempo dulu: - Matthew Henry menekankan bahwa hukuman bukan sekadar tindakan balas dendam, melainkan bagian dari pengajaran Tuhan agar umat kembali kepada-Nya. - Albert Barnes menekankan bahwa bahasa pembuangan menandai kehilangan perlindungan ilahi karena kesetiaan yang hilang. - Adam Clarke menambahkan gambaran historis mengenai bagaimana penghukuman berfungsi sebagai bagian dari rencana Tuhan untuk memurnikan umat.