Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Raja-raja 1 2 Raja-raja 2 2 Raja-raja 3 2 Raja-raja 4 2 Raja-raja 5 2 Raja-raja 6 2 Raja-raja 7 2 Raja-raja 8 2 Raja-raja 9 2 Raja-raja 10 2 Raja-raja 11 2 Raja-raja 12 2 Raja-raja 13 2 Raja-raja 14 2 Raja-raja 15 2 Raja-raja 16 2 Raja-raja 17 2 Raja-raja 18 2 Raja-raja 19 2 Raja-raja 20 2 Raja-raja 21 2 Raja-raja 22 2 Raja-raja 23 2 Raja-raja 24 2 Raja-raja 25Verse
2 Raja-raja 12:1 2 Raja-raja 12:2 2 Raja-raja 12:3 2 Raja-raja 12:4 2 Raja-raja 12:5 2 Raja-raja 12:6 2 Raja-raja 12:7 2 Raja-raja 12:8 2 Raja-raja 12:9 2 Raja-raja 12:10 2 Raja-raja 12:11 2 Raja-raja 12:12 2 Raja-raja 12:13 2 Raja-raja 12:14 2 Raja-raja 12:15 2 Raja-raja 12:16 2 Raja-raja 12:17 2 Raja-raja 12:18 2 Raja-raja 12:19 2 Raja-raja 12:20 2 Raja-raja 12:21


Makna ayat 2 Raja-raja 12:21 (IDN)
Inti ayat ini menyatakan bahwa raja Yoahas (Amazia) meninggal karena pengkhianatan dan pemukulan oleh hamba-hambanya, Yozakhar bin Simeat dan Yozabad bin Somer, lalu jenazahnya dimakamkan di samping nenek moyangnya dalam rumah Daud. Ayat ini menekankan bagaimana pasang surut nasib seorang raja dan konsekuensi dari penguasaannya atas bangsa serta kehendak Allah yang tetap berjalan melalui sejarah negeri.
Latar belakang konteks
Kisah ini berada dalam periode setelah pemulihan bait suci dan pelaksanaan reformasi yang sedang berlangsung di bangsa Yehuda. Yoahas (Amazia) memerintah sebagai raja Yehuda setelah masa pemerintahan ayahnya, Yoas. Meski terlibat dalam upaya pemulihan ibadah di bait Allah, ia menghadapi pengkhianatan dari segelintir hambanya sendiri, yang akhirnya menyebabkan kematiannya. Peristiwa ini menegaskan bahwa kekuasaan tidak menjamin perlindungan dari ancaman internal, dan Allah membentuk jalannya sejarah melalui tindakan manusia.
Observasi tafsiran utama
Rujukan silang yang relevan
Beberapa rujukan yang membantu memahami tema pengakhiran sebuah pemerintahan dan ketaatan Allah terhadap umat-Nya:
Inti praktis yang relevan
Pemikiran dari para penafsir klasik (singkat, tanpa kutipan lengkap)
Karya-karya para penafsir zaman dahulu menekankan bahwa kejadian ini menegaskan bahwa raja adalah bagian dari rencana Allah dalam membentuk sejarah Israel. Mereka menyoroti perlunya raja untuk tetap taat pada hukum Musa dan ibadah yang benar di bait Allah, karena kehendak ilahi bekerja melalui peristiwa duniawi, termasuk kematian dan penggubahan garis pemerintahan.
Ringkasan interpretatif
Ayat ini menjaga keseimbangan antara realitas politik manusia dan kendali Allah atas sejarah bangsanya. Yoahas wafat karena pengkhianatan, tetapi ia tetap diakui sebagai bagian dari garis keturunan Daud. Allah memakai kejadian-kejadian ini untuk menggenapkan rencana-Nya bagi Yehuda, sambil mengingatkan umat bahwa kesetiaan kepada-Nya tetap menjadi dasar keamanan dan kemakmuran bangsa.