Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi1 Tesalonika 1:10 Tafsiran ayat Alkitab
1 Tesalonika 1:10 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
dan menantikan kedatangan anak-Nya dari surga, yang sudah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus yang melepaskan kita daripada kemurkaan yang akan datang kelak.
1 Tesalonika 1:10 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
1 Tesalonika 1:10 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Tesalonika 5:9 (IDN) »
Karena Allah menguntukkan kita bukannya akan ditimpa murka, melainkan akan beroleh selamat oleh Tuhan kita Yesus Kristus,

Yesaya 25:8 (IDN) »
Maka maut akan ditelannya dengan kemenangan dan air matapun akan disapu Tuhan Hua dari pada muka segala orang dan dijauhkan-Nya kecelaan dari pada umat-Nya di atas seluruh muka bumi; karena demikianlah firman Tuhan!

Matius 3:7 (IDN) »
Tetapi apabila dilihatnya banyak daripada orang Parisi dan Saduki pun datang minta dibaptiskan, berkatalah ia kepada mereka itu, "Hai bangsa ular, siapakah mengajar kamu melarikan dirimu daripada murka yang datang kelak?
Makna Langsung 1 Tesalonika 1:10
Inti ayat ini menyatakan harapan Kristen yang teguh: menantikan kedatangan kembali Kristus dari langit, karena Dia telah dibangkitkan dari antara orang mati. Yesus, yang dibangkitkan, adalah agen pembebasan kita dari kemurkaan yang akan datang.
Latar Konteks
Surat pertama kepada jemaat Tesalonika dipakai oleh Paulus untuk menguatkan iman jemaat yang baru lahir dalam sengsara dan tekanan sosial. Pada pasal 1, Paulus menyanjungi ketaatan, kasih, dan ketekunan mereka yang menjadi bukti hidup percaya. Ayat 10 melanjutkan tema eskatologis: iman mereka tidak hanya menyatakan ketaatan, tetapi juga harapan akan kedatangan Kristus yang akan menuntun mereka kepada pembebasan dari kemarahan yang akan datang (kemarahan Allah di masa penghakiman).
Observasi Penafsiran
Gema dari Para Penafsir Klasik
Sejumlah penafsir publik domain menekankan bahwa kebangkitan Kristus adalah bukti bahwa janji-janji Allah tidak gagal, dan kedatangan Kristus akan membawa pembebasan bagi umat yang percaya. Ringkasannya: karena Yesus telah bangkit, kita hidup menantikan kedatangan-Nya dengan keyakinan bahwa ancaman murka Allah bagi dosa akan terlaksana secara adil di masa depan.
Catatan singkat (kutipan pendek jika relevan): tidak ada kutipan panjang langsung dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke pada ayat ini dalam konteks ini. Namun, tradisi penafsirannya menyoroti bahwa kedatangan Kristus menegaskan keselamatan dan pengharapan yang dinyatakan melalui kebangkitan-Nya.
Terkait Ayat Lain
Penjelasan singkat: Referensi tersebut memperlihatkan kesinambungan tema keselamatan melalui kebangkitan, pembenaran, dan kedatangan-Nya yang meneguhkan harapan eskatologis jemaat.
Pakean Praktis
Ringkasan: Ayat ini mengajak kita melihat Kristus sebagai pusat harapan eskatologis kita. Karena Dia bangkit, kita menantikan kedatangan-Nya dengan keyakinan bahwa pembebasan dari murka yang akan datang adalah bagian dari pekerjaan kasih-Nya yang dinyatakan dalam kebangkitan-Nya dan kedatangan-Nya akhirnya.