Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Samuel 1 1 Samuel 2 1 Samuel 3 1 Samuel 4 1 Samuel 5 1 Samuel 6 1 Samuel 7 1 Samuel 8 1 Samuel 9 1 Samuel 10 1 Samuel 11 1 Samuel 12 1 Samuel 13 1 Samuel 14 1 Samuel 15 1 Samuel 16 1 Samuel 17 1 Samuel 18 1 Samuel 19 1 Samuel 20 1 Samuel 21 1 Samuel 22 1 Samuel 23 1 Samuel 24 1 Samuel 25 1 Samuel 26 1 Samuel 27 1 Samuel 28 1 Samuel 29 1 Samuel 30 1 Samuel 31



Makna Langsung Ayat 1 Samuel 3:13
Allah menegaskan bahwa Ia akan menghukum isi rumah Eli karena kejahatan yang telah diketahui dan tidak diabaikan. Upah Allah datang karena imam Eli mengetahui tindakan anak-anaknya yang jahat, tetapi tidak mengoreksi atau mencegahnya. Karena kelalaian itu, jemaat di sekitarnya terpaka pada konsekuensi serius: hukuman yang meliputi seluruh rumahnya, dan kedudukan rohani yang terguncang.
Latar Belakang Kontekstual
Ayat ini muncul pada saat Tuhan menegur nabi Samuel secara pribadi tentang panggilan ilahi yang baru. Eli adalah imam besar yang bijaksana pada mulanya, namun ia gagal menegakkan disiplin atas anak-anaknya, Hofni dan Pinehas, yang membawa laknat bagi keluarga dan bangsa Israel. Tuhan menilai bahwa kejahatan mereka diketahui, dan Eli tetap tidak menindaklanjuti, sehingga hukuman yang lebih besar menanti kedua anaknya dan, akhirnya, rumah Eli secara keseluruhan.
Observasi interpretatif
Gagasan Tematik
Cross-References Singkat dan Hubungannya
Padanan Warta Para Penafsir Terdahulu
Para penafsir publik domain menekankan bahwa Tuhan menghargai kesetiaan rohani dan disiplin pribadi. Dalam pandangan Matthew Henry, tindakan Eli menunjukkan kelalaian yang mengurangi hormat umat terhadap kepatuhan Ilahi. Albert Barnes menekankan bahwa pelanggaran anak-anak Eli dinilai secara publik karena konsekuensi imam yang seharusnya menjadi teladan. Adam Clarke menegaskan bahwa Tuhan menahan rahmat-Nya terhadap keluarga yang menolak memikul tanggung jawab rohani, sehingga konsekuensi menimpa semua generasi.
Catatan: kutipan langsung singkat dari para komentator publik domain tidak disertakan secara panjang karena sumber asli tidak disediakan; namun nuansa pandangan mereka direfleksikan secara ringkas di atas.
Inti Praktis
Ayat ini menekankan perlunya ketegasan dalam mempertahankan kekudusan Allah di setiap tingkat kepemimpinan rohani. Pelayanan yang tidak mengoreksi dosa dan ketidakbenaran menimbulkan kerugian besar bagi jemaat dan rumah Allah. Panggilan untuk kita adalah menjaga integritas pribadi, bertanggung jawab terhadap teladan spiritual, dan berani menegur demi kemuliaan Tuhan.
Penutup Ringkas
Ayah-ibu rohani perlu waspada terhadap gaya hidup yang tidak konsisten dengan panggilan mereka. Ketika kekuatan iman disalahgunakan, Tuhan bertindak dengan adil untuk menjaga kehormatan-Nya di antara umat-Nya. Ayat ini mengajak kita menilai ulang bagaimana kita menjalankan tugas rohani dengan integritas dan kasih yang teguh kepada Allah.