Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
1 Korintus 12:1 1 Korintus 12:2 1 Korintus 12:3 1 Korintus 12:4 1 Korintus 12:5 1 Korintus 12:6 1 Korintus 12:7 1 Korintus 12:8 1 Korintus 12:9 1 Korintus 12:10 1 Korintus 12:11 1 Korintus 12:12 1 Korintus 12:13 1 Korintus 12:14 1 Korintus 12:15 1 Korintus 12:16 1 Korintus 12:17 1 Korintus 12:18 1 Korintus 12:19 1 Korintus 12:20 1 Korintus 12:21 1 Korintus 12:22 1 Korintus 12:23 1 Korintus 12:24 1 Korintus 12:25 1 Korintus 12:26 1 Korintus 12:27 1 Korintus 12:28 1 Korintus 12:29 1 Korintus 12:30 1 Korintus 12:31



Overview singkat
1 Korintus 12:31 adalah bagian dari pembahasan panjang tentang karunia-karunia rohani dalam jemaat Korintus. Rasul Paulus menasihati jemaat agar mengusahakan karunia-karunia yang lebih besar, namun dengan pengertian bahwa ada “jalan” yang lebih utama daripada sekadar mengejar karunia-karunia itu. Ayat ini menuntun pembaca pada prioritas hidup rohani yang didasari kasih dan pelayanan yang nyata kepada sesama.
Ayat dalam konteks pasal
Pada pembacaan pasal 12, Paulus membedakan antara berbagai karunia rohani yang diberikan oleh Roh Kudus untuk membangun tubuh Kristus, yaitu jemaat. Ia menekankan adanya satu tubuh yang terdiri dari unsur-unsur berbeda, dengan Kristus sebagai kepala. Dalam bagian ini, ayat 31 menjadi penutup yang mengajak jemaat memandang lebih daripada variasi karunia: ada jalan yang lebih besar, yaitu hidup dalam kasih dan pengudaraan yang menuntun ke pelayanan tulus.
Pelajaran rohani utama
Kaitan Alkitabiah yang relevan
Beberapa referensi yang membantu menafsir ayat ini meliputi:
Keterangan: Inti dari referensi-referensi ini sejalan dengan konsep bahwa karunia rohani berfungsi dalam konteks kasih yang praktis, bukan sebagai bukti kehebatan pribadi.
Aplikasi praktis
Penutup dan rangkuman
Ayat ini mengingatkan kita agar tidak terperangkap dalam pengejaran karunia secara terpisah dari tujuan utama iman: menjadi saluran kasih Kristus kepada dunia. Pada akhirnya, segala pelayanannya akan memiliki arti ketika didasari kasih yang nyata dan diarahkan pada kesejahteraan tubuh gereja serta sesama.
Cross-references singkat
Beberapa rujukan silang yang relevan membantu memperjelas pola ajaran: 1 Korintus 13, Roma 12, dan Efesus 4. Hubungan utama antar pasal adalah bahwa karunia rohani adalah bagian dari pertumbuhan jemaat menuju cinta sejati dan keserupaan dengan Kristus.
Catatan: Kutipan langsung yang tercantum di bawah berasal dari karya-karya berhak cipta para komentator publik domain yang disebutkan saat relevan; berikut adalah kutipan singkat yang tersedia secara publik: "……" (tanpa menampilkan teks lengkap, hanya rujukan singkat jika ada).